Pages

Subscribe:

Senin, 06 Februari 2012

STRATEGI PRODUK DAN HARGA GLOBAL


A. PRODUK
            Langkah-langkah penting dalam menciptakan produk baru atau memperbaiki produk:
1.      Mengembangkan ide produk: Menentukan apa yang konsumen butuhkan.
2.      Menilai kelayakan ide produk: Membandingkan antara keuntungan dan biaya yang dikeluarkan.
3.      Merancang dan menguji produk: Melihat reaksi konsumen terhadap produk.
4.      Mendistribusikan dan mempromosikan produk: Membuat target market mengetahui keberadaan produk.
5.      Pengawasan pasca produksi: Menghitung keuntungan atau kerugian aktual.

Diferensiasi Produk
            Upaya sebuah perusahaan untuk membedakan produknya dari produk pesaing agar produknya tersebut lebih menarik bagi konsumen:
Ø   Rancangan yang unik
Ø   Kemasan yang unik
Ø   Merk yang unik






B. HARGA GLOBAL
Strategi Penentuan Harga
1.      Penentuan harga berdasarkan biaya produksi: Biaya produksi per unit ditambah dengan sedikit kenaikan.
2.      Penentuan harga berdasarkan suplai persediaan: Ketika akan memperkenalkan produk baru, perusahaan akan menurunkan harga produk yang lama, agar persediaannya berkurang.
3.      Penentuan harga berdasarkan harga pesaing: Perusahaan mempertimbangkan harga produk yang dijual oleh pesaing ketika menentukan harga produknya.
4.      Penentuan harga penetrasi adalah Strategi menentukan harga yang lebih rendah dibanding produk pesaing agar dapat menembus pasar.
            Keberhasilan dari penentuan harga penetrasi bergantung pada seberapa elastis sifat suatu produk terhadap harga.
a)      Elastis: permintaan akan suatu produk sangat responsif terhadap perubahan harga.
b)       Tidak elastis: permintaan akan suatu produk tidak responsif terhadap perubahan harga.
5.      Penentuan harga defensif: Strategi menurunkan harga produk untuk mempertahankan pangsa pasar.
6.      Penentuan harga predatori: Strategi menurunkan harga untuk menyerang pesaing baru yang masuk ke dalam pasar.
7.      Penentuan harga prestise: Strategi menggunakan harga yang lebih tinggi untuk meraih kesan sebagai yang terbaik.

Prosedur Penetapan Harga Jual
            Untuk menetapkan harga jual suatu produk maka perusahaan harus mempertimbangkan berbagai faktor dalam menetapkan kebijakan harga. Philip Kotler dalam bukunya mengemukakan prosedur enam langkah untuk menetapkan harga,yaitu :
  1. Memilih tujuan penetapan harga
  2. Menentukan permintaan
  3. Memperkirakan biaya
  4. Menganalisis biaya, harga, dan tawaran pesaing
  5. Memilih metode penetapan harga
  6. Memilih harga akhir

  1. Memilih  Tujuan  Penetapan  Harga
            Pada dasarnya setiap perusahaan harus memutuskan apa yang ingin dicapainya dari produk tersebut. Jika perusahaan telah memilih posisi pasarnya dengan cermat, maka strategi bauran pemasarannya termasuk harga akan otomatis sejalan dengannya.

  1. Menentukan  Permintaan
Permintaan pelanggan mempengaruhi semua fase bisnis. Secara umum para pelanggan menginginkan barang-barang dan jasa yang berkualitas tinggi dan harga rendah. Jika semua barang itu sama, para pelanggan akan membeli barang yang harganya lebih murah, sedikit yang akan membeli harga yang lebih tinggi.



  1. Memperkirakan  Biaya
            Permintaan menentukan batas harga tertinggi yang dapat dikenakan perusahaan atas Produknya. Sedangkan biaya perusahaan menentukan batas terendahnya. Perusahaan ingin menetapkan harga yang dapat menutup biaya produksi, distribusi, dan penjualan produk, termasuk tingkat pengembalian investasi yang memadai atas usaha dan resiko yang dilakukannya.

  1. Menganalisis  Biaya, Harga, dan Tawaran Pesaing
            Dalam rentang kemungkinan harga yang ditentukan oleh permintaan pasar dan biaya perusahaan, perusahaan harus memperhitungkan biaya pesaing, harga pesaing dan kemungkinan reaksi harga oleh pesaing. Jika tawaran perusahaan serupa dengan tawaran pesaing utamanya, maka perusahaan harus menetapkan harga yang dekat dengan harga pesaing atau ia akan kehilangan penjualan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah mutunya, perusahaan tidak dapat menetapkan harga yang lebih tinggi dari pada pesaing. Jika penawaran perusahaan lebih tinggi mutunya, perusahaan dapat menetapkan harga yang lebih tinggi dari pesaing. Akan tetapi, perusahaan harus menyadari bahwa pesaing dapt mengubah harganya sebagai tanggapan atas harga perusahaan.

0 komentar: